Sabtu, 19 Juni 2021

Jusuf Mahdi: Sebuah Kajian Kebijakan Politik Indonesia

 


[1:12 PM, 6/19/2021] 

Ir Jusuf Mahdi, MM: 🇮🇩🌹 SEBUAH KAJIAN KEBIJAKAN POLITIK INDONESIA 💐🇮🇩

Ir. Jusuf Mahdi, MM

Tata ruang wilayah, geografi, geostrategi, geopolitik dan cara pandang terhadap hidup dan kehidupan sebagai manusia dan bangsa menentukan adanya wawasan (visionary strategical grand design).

Wawasan bangsa menentukan akan dibawa kemana bangsa dan negara ke depan, dan bela bangsa dan negara dari berbagai AGHT melalui sistem pertahanan dan keamanan negara dan dari hal  itu menentukan doktrin tempur TNI   Saat ini kita tidak memiliki wawasan sehingga sistem manajemen pengelolaan pemerintahan dan kenegaraan menjadi amburadul.

Apakah kita / NKRI bervisi maritim?? Dimana ketentuan legal formal, legal hukum dan legal konstitusi yang mengokohkan bahwa kita bervisi maritim?? Apa AL, angkatan lain, institusi lain, lembaga lain, paham apa visi maritim yang sebenarnya??

Visi maritim global itu yang bagaimana?? Visi maritim nasional itu yang bagaimana??

Poros maritim dunia itu apa sudah terwujud?? Apa sudah masuk ke hukum internasional??

Dari Pembukaan UUD 1945 kita memiliki wawasan internal, regional, global dan universal yang tersurat dan tersirat dalam upàya  mewujudkan cita-cita dan tujuan  kemerdekaan.

Mari kita cermati tentang :

🌷 Apa wilayah perairan

🌹 Apa wilayah kelautan

💐 Apa wilayah kemaritiman'

Dengan  memahami hal diatas kita bisa merancang suatu program untuk mengisi kemerdekaan

Ke depan kita harus memperjelas dan mempertegas fungsi dan wewenang Polri dan TNI / Angkatan Perang, dimana Polri harus menanggulangi ranah kriminalitas dalam bentuk apapun sedini mungkin, TNI / AP menanggulangi ranah terkait kedaulatan NKRI, makar, AGHT yang akan merubah dan mengganti dasar negara, UUD 1945 dan Pancasila.

Pembenahan sistem hukum yang sesuai budaya dan kepribadian bangsa dilakukan sebagai pengganti hukum kita saat ini yang merujuk ke sistem kolonial. Juga pembenahan sistem manajemen pengelolaan tata pemerintahan yang merujuk kepada sistem liberal dan tidak mencerminkan implementasi dari isi dan nilai sila 4 Pancasila.

Pembinaan watak dan karakter bangsa untuk mewujudkan SDM yang bersih, jujur dan amanah, berperikemanusian, berkeadilan dan berkeadaban serta berakhlaqul karimah adalah keutamaan  untuk mewujudkan clean government and good governance yang akan mengimplementasikan isi dan nilai sila 5 dalam kesejahteraan lahir dan batin dalam negeri yang baldatun toyyibatun warrobbun ghafuur.

Kita harus cerdas mempersiapkan program menuju 2045 tahun emas kemerdekaan bangsa Indonesia.

Kita berikan tongkat kepemimpinan kepada generasi penerus, anak, cucu, cicit kita yang akan membawa bangsa dan negara menjadi suar dan pemimpin dunia.

Semoga Allah SWT mengabulkan doa dan pinta kita dalam rakhmat dan barokahNya. Aamiin ya rabbal alaamiin.

🇮🇩🌹💐🌷🌸🌻❤️

vssmatc,SBY,19062021


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

101 Tahun ITB dan Tokoh Tionghoa yang Terlupakan

101 Tahun ITB dan Tokoh Tionghoa yang Terlupakan https://t.co/uiGUXUaTOg pic.twitter.com/qxFePwV8ZQ — KoranDNM (@Koran_DNM) June 27, 2021 ...